Manuk Dadali

Manuk Dadali merupakan lagu dari daerah Jawa Barat (berbahasa sunda). Lagu yang melukiskan keperkasaan burung dadali (burung rajawali) ini diciptakan oleh Sambas Mangundikarta

Lagu ini sangat populer di Jawa Barat, dan bahkan telah banyak di bawakan dengan arransemen berbeda-beda. Salahsatunya pernah dimainkan dengan alat musik tradisional Angklung.

Berikut adalah syair dari lagu “Manuk Dadali”

Manuk Dadali

Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang
Meberkeun janjangna bangun taya karingrang
Sukuna ranggaos reujeung pamatuka ngeluk
Ngapak mega bari hiberna tarik nyuruwuk Selengkapnya

Pupuh Sunda

Pupuh merupakan sebuah bentuk puisi tradisional bahasa Sunda yang memiliki jumlah suku kata tertentu di setiap barisnya. Pupuh biasanya dibacakan dengan cara dinyanyikan (nembang) dan dibawakan dalam sebuah pentas drama teatrikal sunda. Terdapat 17 jenis pupuh, masing-masing pupuh memiliki makna dan sifat tersendiri serta  digunakan untuk tema cerita yang berbeda.

Berikut adalah jenis-jenis pupuh:

  • Asmarandana, bertemakan cinta kasih, birahi
  • Balakbak, bertemakan lawak, banyolan
  • Dangdanggula, bertemakan ketentraman, keagungan, kegembiraan
  • Durma, bertemakan kemarahan, kesombongan, semangat
  • Gambuh, bertemakan kesedihan, kesusahan, kesakitan
  • Gurisa, bertemakan khayalan
  • Jurudemung, bertemakan kebingungan
  • Kinanti, bertemakan penantian
  • Ladrang, bertemakan sindiran
  • Lambang, bertemakan lawak dengan aspek renungan
  • Magatru, bertemakan penyesalan
  • Maskumambang, bertemakan kesedihan yang mendalam
  • Mijil, bertemakan kesedihan yang menimbulkan harapan
  • Pangkur, bertemakan perasaan sebelum mengemban sebuah tugas berat
  • Pucung, bertemakan rasa marah pada diri sendiri
  • Sinom, bertemakan kegembiraan
  • Wirangrong, bertemakan rasa malu akan tingkah laku sendiri

Selengkapnya

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.