Layout

Secara bahasa layout berarti tata letak. Pada layout, komposisi unsur desain mulai diatur dengan tepat. Menurut Jefkins ada beberapa patokan dasar yang dapat di kemukakan dalam merancang sebuah lay out, yaitu :

  1. The Law of Unity, kesatuan dari setiap unsur desain; ilustrasi, teks, headline, subheadline, logo produk, animasi gambar, dll.

  2. The Law of Variety, adanya variasi dalam perancangan untuk menghindari kebosanan audiens. Variasi ini bisa dalam variasi huruf, baik ketebalan, jenis atau ukuran yang berbeda.

  3. The Law of Balance, keseimbangan setiap unsur desain sangat mempengaruhi tampilan secara keseluruhan karena dominasi unsur yang tidak tepat akan mengaburkan informasi yang ingin disampaikan.

  4. The Law of Rhythm, maksudnya adalah gerak mata audiens haruslah bergerak secara wajar. Informasi yang ingin ditampilkan muncul secara berirama dan dalam urutan yang sesuai.

  5. The Law of Harmony, bagian-bagian dari desain sebaiknya di rancang secara harmonis dan serasi.

  6. The Law of Proportion, proporsi dari setiap unsur desain perlu diperhatikan agar tetap dalam satu kesatuan, harmonis, seimbang, namun tetap bervariasi.

  7. The Law of Scale perpaduan antara warna gelap dan warna terang akan menghasilkan sesuatu yang kontras. Hal ini dapat di pakai untuk memberi tekanan pada bagian tertentu di dalam lay out.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: