Konsep Desain CD Interaktif dengan Metode e-Learning

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses perancangan desain pembelajaran dengan metode e-Learning untuk kategori CD interaktif, diantaranya:

  1. Ukuran Page File – Batas ukuran maksimal setiap halaman file untuk program web (web training) adalah 40 kilobytes. Ini dimaksudkan agar waktu maksimum loading setiap halaman file tidak lebih dari 15 detik, sehingga pengguna tidak menunggu terlalu lama.
  2. Ukuran Frame – Mengingat pentingnya isi materi bahasan, maka frame harus dirancang sesederhana mungkin sehingga tidak memakan tempat yang begitu besar dan menghindari kesan rumit. Ukuran frame yang digunakan harus sesuai dengan standar resolusi monitor, dengan tujuan tampilan dapat seimbang. Ukuran (resolusi) frame yang dianjurkan adalah 800 x 600 pixel.
  3. Tombol Navigasi – Pastikan setiap tombol (button) navigasi yang menghubungkan ke menu “Help”, “Index”, “Exit”, “Pause/Play”, “Reload”, “Sound” atau page file dan modul lainnya berfungsi dengan baik.
  4. Modul – Materi pelatihan yang diberikan terbagi atas modul-modul atau bab-bab yang tersusun dengan baik. Waktu maksimal untuk mempelajari setiap modul dibatasi selama 20 menit, setara dengan satu jam pelajaran di kelas.
  5. Huruf – Gunakan Fonts (huruf-huruf) yang sederhana, mudah dibaca pada layar komputer, dan pastikan jenis huruf yang digunakan pasti dimiliki oleh sistem komputer pengguna. Hal ini untuk menghindari perubahan tata letak (layout) teks yang nantinya bisa merusak tampilan tulisan.
  6. Warna – Gunakan warna yang kontras untuk tulisan dan latarbelakangnya. Jauhi penggunaan warna-warna yang komplek dan gradasi serta warna-warna yang terang agar tidak merusak penglihatan.
  7. Kualitas – Jaga kualitas dari grafik, video, dan audio pada level yang konsisten agar sesuai dengan tampilan yang diharapkan.
  8. Teks – Batasi jumlah teks dalam setiap page file, untuk menghindari kemonotonan dan kebosanan pengguna.
  9. Interaksi – Karena bersifat interaktif, ingatlah untuk selalu mengikutsertakan pengguna dengan menyertakan elemen-elemen interaktif yang membangun komunikasi dua arah.
  10. Pola Pengajaran (Patterned Teaching) – Gunakan pola pengajaran dengan contoh-contoh, dan fakta-fakta lain yang terkait, dengan tujuan agar pengguna memahami dengan cepat materi-materi yang diberikan.
  11. Umpan Balik (Feedback) – Pastikan adanya feedback dari setiap kuis/latihan/pertanyaan yang diajukan pada setiap modul.
  12. Multimedia – Jangan menggunakan multimedia – animasi, audio, atau video – secara berlebihan, namun gunakan dalam takaran yang tepat untuk memperjelas materi bukan untuk mengaburkannya.
  13. Blended Learning Environments – Jika perlu gabungkan metode tradisional dengan e-Learning untuk membantu pemahaman pengguna. Penggabungan ini mungkin saja lebih efektif dalam penerimaan dan pencapaian sasaran pelatihan.

10 Komentar (+add yours?)

  1. pauzi Ibrahim
    Mei 07, 2008 @ 23:15:46

    Keren

    Balas

  2. nano
    Jun 30, 2008 @ 08:36:04

    thanks buat artikelnya.pas banget ma materi yg aku butuhkan.kalo da materi baru mohon diinfokan ke saya ya..

    trims n bravo!!!

    Balas

  3. aftar ryan
    Jul 03, 2008 @ 10:48:39

    oks sama2…kita tuker2 aja ya infonya…saya juga masih banyak belajar dan masih membutuhkan referensi banyak tentang dunia e-learning🙂

    Balas

  4. Umi Farida
    Okt 12, 2008 @ 12:51:39

    Makasih artikelnya, kayaknya perlu dipraktekkan… klo masih ada artikel yang model beginian tolong diposting lagi ya… Salam kenal dari saya..

    Balas

  5. khafidl khafidi khafidl
    Okt 13, 2008 @ 00:26:00

    mas mas..anak saya pingin mobil mobilan,..belinya dimana yang murah..?pakai remote control tapi harganya jangan mahal2..budget 25 rebu aja…thcx infonya. smangat ^0^

    Balas

  6. aftar ryan
    Okt 17, 2008 @ 14:23:00

    @Umi Farida
    Makasih juga atas kunjungannya ya Umi Farida…mudah2an bisa jadi ajang silaturahmi….insyaAllah kalo ada artikel serupa saya posting lagi…sekalian tuker-tukeran info aja ya…salam kenal juga🙂

    Balas

  7. indra
    Jan 16, 2010 @ 07:28:45

    om .emang bikin cd interaktif ada sinopsisnya ya om?
    ni tugas dari guru saya.

    Balas

    • aftar ryan
      Feb 01, 2010 @ 22:47:05

      CD interaktif seperti apa dulu neh? pada dasanya seh bebas, hanya mungkin ada pola-pola tertentu yang menjadi bagian dari CD interaktif yg akan kita buat. sinopsis yg dimaksud mungkin berupa storyboard atau pola penyusunan materi yg akan disampaikan.
      Contoh; Company Profile dgn pola tersusun dari home dst. CD pembelajaran biasanya berurut berdasarkan materi dasar hingga selanjutnya.
      mungkin seperti itu ya🙂

      Balas

  8. cobaberbagi
    Feb 01, 2010 @ 15:36:09

    mantap mas
    CD interaktif bisa digunakan untuk meningkatkan minat belajar
    bravo

    Balas

    • aftar ryan
      Feb 01, 2010 @ 22:44:58

      makasih atas kunjungannya, iya semakin banyak media untuk dijadikan sarana edukasi, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya, salam kenal mas🙂

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: