Sedikit tentang pengertian Pakem, Raut, dan Wanda pada Wayang Golek

Pakem

Pakem diartikan sebagai cerita wayang asli atau pedoman bagi suatu pertunjukan wayang. Pakem memuat dialog lengkap termasuk cara pengucapan (antawacana), suluk (bentuk),  gending (musik), dan sabet (cara dalang memainkan wayang). Selain itu, pakem golek juga meliputi cara pembuatan karakter tokoh Wayang Golek.
Pakem golek dibedakan menjadi 3 bagian penokohan, diantaranya:
1. Pakem Golek Satria
2. Pakem Golek Ponggawa
3. Pakem Golek Buta

Raut

Raut atau rautan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti sama dengan potongan, tampang, atau bentuk. Dalam bahasa Sunda, istilah yang sepadan dengan raut adalah keureut, keureutan yang memiliki arti rupa, bangun atau potongan.
Raut Golek terikat oleh aturan pakem. Sejumlah ciri raut yang menunjukkan persamaan dianggap sebagai dasar pakem. Ciri lain diluar kesamaan tersebut dianggap sebagai hiasan,  tambahan, atau ciri pribadi juru golek
Raut golek mengandung pengertian rupa golek yang menunjuk kepada:
1. raut peranan
2. raut tampang
3. raut wanda.

Raut golek biasanya mengacu pada bagian wajah tokoh, seperti:
– Bentuk mata.
– Bentuk Hidung, dan
– Bentuk Mulut

Wanda

Wanda artinya raut khusus dari golek. Raut Wanda merupakan gabungan raut peranan dan raut tampang ditambah ciri-ciri khusus yang menunjukkan suasana hati, keadaan jasmani, dan keadaan lingkungan para tokoh.
Wanda masing-masing tokoh berbeda-beda namun semuanya diikat oleh pakem. Tokoh wayang tertentu memiliki wanda yang lebih banyak dibandingkan dengan wayang yang lain.
Tokoh wayang yang berwanda ganda adalah wayang yang dalam ceritanya mempunyai bermacam kisah, sering tampil, atau merupakan tokoh yang banyak disukai penonton. Sebaliknya wayang yang jarang tampil sehingga kurang dikenal, tidak memiliki raut khusus.
Dalam wayang golek tokoh yang mempunyai beberapa wanda diantaranya: Bima, Arjuna, Gatotkaca, Semar dan Cepot.

2 Komentar (+add yours?)

  1. nano sutarno
    Okt 03, 2009 @ 10:36:28

    wayang adalah dunia kecil yang mencerminkan kehidupan sebenarnya. perlu dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda agar wayang tetap lestari. wanda atau karakter yg ada di dunia wayang ada pula di dunia nyata ini persis

    Balas

  2. fahmi
    Okt 18, 2009 @ 07:48:05

    bima bagus………..banget

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: